Thursday, 30 May 2013

Resensi Artikel

1.1.Data Publikasi
a.       Judul                     : Periode Terpanas Bumi dalam 1.400 Tahun
b.      Penulis                   : Yunanto Wiji Utomo
c.       Penerbit                 : Kompas.com
d.      No/Tanggal           : 1/Senin, 22 April 2013
e.       No Hal                  : 2 Halaman
f.       Tema                     : Sains

1.2.Sinopsis/Ringkasan
Bumi sebenarnya sedang dalam masa pendinginan hingga akhir abad ke-19. Namun, seratus tahun lagi, di abad ke-20, suhu Bumi mengalami peningkatan hingga menjadi yang terpanas dalam periode 1.400 tahun terakhir.
Fakta tersebut terungkap dari hasil penelitian yang dikoordinasikan oleh Past Global Changes (Pages) 2K Network. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Geoscience pada Minggu (21/4/2013).
Penelitian ini memberikan gambaran bahwa kenaikan dan penurunan suhu Bumi bukan hanya oleh sebab alam. Penurunan sebesar 0,1-0,3 derajat celsius per seribu tahun yang terjadi berbalik menjadi pemanasan pada akhir abad ke-19 hingga abad ke-20.
Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa pemanasan pada abad ke-20 terkait dengan gas rumah kaca dari bahan bakar. Pemanasan terus terjadi hingga tahun 1970 seiring dengan level karbon dioksida yang ikut meningkat.

3.3. Keunggulan
Keunggulan dalam artikel ini adalah dapat menjelas bagaimana penurunan dan peningkatan suhu di bumi dan faktor apa saja yang menyebabkan peningkatan suhu bumi.

4.4. Kelemahan
Kelemahan dari artikel ini adalah tidak didukung oleh data-data yang lengkap misalnya dampak pemingkatan dana penurunan suhu di bumi dan bagaimana cara mengatasinya.

5.5. Pendapat Akhir/ Saran

Saran dari penulis adalah hendak kita lebih memperhatikan kelestarian lingkungan dengan penanaman pohon kembali, penggunaan bahan bakar yang efektif sehingga dapat mengurangi dampak pemanasan global.

No comments:

Post a Comment